Friday, December 28, 2007

merelakan...



Merelakan tidak berarti melupakan, tidak memikirkan, atau tidak mengacuhkan. Ia tidak meninggalkan rasa marah, cemburu, ataupun sesal.

Merelakan tidak berarti menang dan tidak pula kalah. Ia bukan tentang harga diri dan bukan pula tentang kesan yang ditimbulkan. Dan ia juga tidak terobsesi ataupun tenggelam dalam masa lalu.

Merelakan bukan berarti membendung kenangan dan memikirkan hal-hal sedih. Ia tidak meninggalkan kekosongan, sakit hati, atau kesedihan. Ia tidak berarti menyerah ataupun mundur pasrah.

Merelakan tidak sama dengan kehilangan dan jelas bukan kekalahan.

Merelakan berarti bisa menyimpan kenangan, tapi juga bisa mengatasinya dan melanjutkan kehidupan. Berpikiran terbuka dan yakin akan masa depan.

Merelakan berarti menerima, belajar, menarik pengalaman dan terus bertumbuh.

Merelakan berarti merasa bersyukur atas segala pengalaman yang membuatmu tertawa, menangis dan berkembang. Ia berkaitan dengan segala yang kau miliki saat ini, di masa lalu, dan yang akan segera kau miliki lagi kelak.

Merelakan berarti mempunyai keberanian untuk menerima perubahan dan kekuatan untuk terus berjalan.

Merelakan berarti menuju kedewasaan. Menyadari bahwa kadang kala hati ini bisa menjadi alat yang ampuh.

Merelakan berarti membuka pintu, membersihkan jalan dan membebaskan diri sendiri.......


Canggih dah tulisan di atas itu bagi gue. Gak tau siapa yang nulis, yang pasti dulu jaman-jaman SMP, gue pernah nyatet nih tulisan dari buku yang judulnya teen love, trus catetannya ilang aja gitu. Nih ketemu lagi, dijadiin subtitle blognya Putri...

Umph,,,lumayan dalem... =)

image:
here


1 comment:

Sheila Safira / SheSa Isnadi said...

weeeeewww! sangat cerdas! cerdas! hehe